Walikota Medan Di minta Pecat Lurah Mabar “Yayuk Kurniati Yang Diduga Tak Becus Mengurus Wilayahnya

BBC MEDAN – Walikota Medan di minta untuk melakukan pemecatan terhadap Lurah Mabar “Yayuk Kurniati yang diduga tidak becus mengurus wilayahnya, Medan 02/04/2026.

Pasalnya terpantau dilapangan oleh tim media ada salah satu pabrik di wilayah Kelurahan Mabar yang bernama PT. IPI diduga membuang limbah B 3 langsung ke selokan, yang jadi pertanyaan gimana kinerja Lurah Mabar “Yayuk Kurniati, mengapa pabrik yg sudah berdiri begitu lama tidak terpantau tim petugas kelurahan kalau pabrik itu membuang limbahnya ke selokan ada apa, apakah diduga Lurah Mabar “Yayuk Kurniati sudah menerima Upeti dari pihak perusahaan sehingga pihak Kelurahan tutup mata.

Selain dari pada limbah pabrik PT. IPI ada juga limbah cair dari pada pabrik tahu disamping tol Lk.X Kelurahan Mabar yang diduga sangat meresahkan warga terkait bau yang menyengat, ada beberapa warga yang sudah resah terhadap limbah pabrik Tahu tersebut, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan dari pihak Kelurahan untuk melakukan peringatan dan melaporkan pabrik tahu tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Banyaknya dugaan permasalahan permasalahan yang terjadi di Wilayah Kelurahan Mabar, sebagian warga sudah banyak mengeluh, baik dari infrastruktur hingga ada bangunan tak berizin yang diduga tidak dipedulikannya alias tutup mata, belum lagi dugaan praktik perjudian ketangkasan tembak ikan diwilayahnya mengapa bisa terjadi, dugaan pembiaran dan dugaan nerima suap dari pemilik usaha yang diduga ilegal pun mencuat, karna sampai hari ini diduga Lurah Mabar “Yayuk Kurniati tersebut seperti menutup matanya terakait hal yang terjadi di wilayahnya.

Disini tim media mewakili masyarakat meminta kepada Walikota Medan untuk segera memecat Lurah Mabar “Yayuk Kurniati yang diduga tidak becus dalam mengurusi permasalahan di wilayahnya sehingga diduga banyak pihak dari masyarakat yang merasa dirugikan oleh cara kepemimpinannya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *